GAMBAR FOTOGRAFI

a. Gambar Fotografi sebagai Media Pengajaran

Gambar fotografi merupakan salah satu media pengajaran yang amat dikenal dalam setiap kegiatan pengajaran. Hal itu disebabkan kesederhanaannya tanpa memerlukan perlengkapan dan tidak perlu diproyeksikan untuk mengamatinya.

Keuntungan gambar fotografi:
– Mudah dimanfaatkan dalam kegiatan belajar mengajar, karena praktis tanpa memerlukan perlengkapan apa-apa.
– Harganya relatif lebih murah daripada jenis-jenis media pengajran lainnya, dan cara memperolehnya pun mudah sekali tanpa perlu mengeluarkan biaya.
– Gambar fotografi bisa dipergunakan dalam banyak hal, untuk berbagai jenjang pengajaran dan berbagai disiplin ilmu.
– Dapat menerjemahkan konsep atau gagasan yang abstrak menjadi lebih realistik.

Kelemahannya antara lain:
– Ukuran yang tidak memadai jika digunakan dalam sebuah kelompok besar.
– Sulit untuk melukiskan bentuk sebenarnya yang berdimensi tiga.
– Tidak dapat memperlihatkan gerak seperti halnya gambar hidup.

b. Prinsip-prinsip Pemakaian Gambar Fotografi
1. Pergunakanlah gambar untuk tujuan-tujuan pelajaran yang spesifik, yaitu dengan cara memilih gambar tertentu yang akan mendukung penjelasan inti pelajaran atau pokok-pokok pelajaran. Tujuan khusus itulah yang mengarahkan minat siswa kepada pokok-pokok terpenting dalam pelajaran.
2. Padukan gambar-gambar kepada pelajaran, sebab keefektifan pemakaian gambar fotografi di dalam proses belajar mengajar memerlukan keterpaduan.
3. Pergunakanlah gambar itu sedikit saja daripada mempergunakan banyak gambar tetapi tidak efektif. Hematlah penggunaan gambar yang mengandung makna. Penyajian gambar hendaknya dilakukan secara bertahap, dimulai dengan memperagakan konsep-konsep pokok.
4. Kurangilah kata-kata pada gambar, karena gambar-gambar itu justru sangat penting dalam mengembangkan kata-kata atau cerita atau dalam menyajikan gagasan baru.
5. Mendorong pernyataan yang kreatif melalui gambar-gambar para siswa akan didorong untuk mengembangkan keterampilan berbahasa lisan dan tulisan, seni grafis dan bentuk-bentuk kegiatan lainnya.
6. Mengevaluasi kemajuan kelas, bisa juga dengan memanfaatkan gambar-gambar baik secara umum maupun secara khusus.

c. Produksi Gambar Fotografi
Memotret pada dasarnya adalah menggambar dengan mempergunakan cahaya. Dengan demikian memotret itu pada prinsipnya adalah seni grafika juga, yaitu penambahan baru kepada seni grafika sehingga dapat menghasilkan gambar-gambar objek yang lebih realistik, alamiah, dengan rincian yang persis aslinya.

Sewaktu hendak memotret hendaknya memperhatikan tiga faktor, yatu cuaca, kecepatan, dan jarak.

d. Komposisi dalam Memotret
Berbagai jenis komposisi dalam menggambar atau memotret suatu objek, yaitu komposisi diagonal, komposisi segi tiga komposisi terowongan atau bingkai dan kombinasi keseimbangan.  Setiap objek dalam gambar atau potret mempunyai nilai berat, bergantung kepada adanya komposisi. Keadaan tersebut itu disebut keseimbangan atau balance, jadi balance itu merupakan pengaruh psikologis yang memegang peranan penting.
Didalam memotret ada istilah BCU atau Big Close Up, MCU atau Medium Close Up, MS atau Medium Shot, LS atau Long Shot, VLS atau Very Long Shot.

Posted on May 12, 2013, in MEDIA PEMBELAJARAN. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: